SingaporeSDA AsiaIndiaSDA India

  • Selasa, 06 Januari 2009, 18:53
Newsletter


SDA Asia Magazine Digital
          Vol.24/25
      

Write for Us!

Feature
Kendati Krisis, Infrastruktur Video Bergerak Meningkat

Kendati krisis ekonomi melanda, pasar untuk infrastruktur video bergerak diprediksi akan tetap mengalami peningkatan pesat selama beberapa tahun ke depan. Menurut riset In-Stat, terdapat berbagai cara untuk menyampaikan konten video ke perangkat bergerak, di antaranya adanya infrastruktur video bergerak, seperti layanan seluler in-band video.

Berdasarkan penjelasan lembaga riset pasar tersebut, akses Internet dan digital terrestrial broadcast TV akan memanfaatkan infrastruktur ini untuk layanan video lainnya.

Menurut Gerry Kaufhold, analis In-Stat, kendati terjadi krisis ekonomi, ketertarikan konsumen terhadap video bergerak tetap tumbuh dan penyedia layanan pun makin giat membangun infrastruktur mereka untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Sementara itu, Eropa dipandang sebagai wilayah terbesar untuk transmisi pendapatan karena banyaknya negara di sana yang telah meluncurkan atau berencana meluncurkan layanan ini.

"Video bergerak akan mendorong pertumbuhan untuk encoder dan transcoder, sehingga mendukung peningkatan jumlah channel video dan ukurannya. Kita akan melihat video online semakin gampang ditemukan di perangkat bergerak," ujar Gerry.

Riset lainnya dari In-Stat juga menemukan:
- Amerika Serikat diharapkan akan memulai pembangunan layanan ATSC Mobile dan Handheld pada 2009 hingga 2010.
- Pembangunan DVB-H akan berlanjut dan pendapatan infrastruktur video bergerak akan mencapai USD 291 juta di 2012.
- MediaFLO akan berlanjut pertumbuhannya di pasar Amerika dan pasar berkembang lainnya diperkirakan akan tumbuh.

Widia Yurnalis

 
Other Feature
 
 
News
 
Article