Kalangan bisnis di dunia saat ini tengah mencari cara yang efektif untuk mengurangi penggunaan energi, baik untuk menghemat biaya maupun untuk konservasi sumber daya. Dengan demikian, efisiensi energi pada jaringan TI mutlak menjadi prioritas utama, terutama di kalangan CIO.
3Com Corporation sebagai salah satu penyedia solusi jaringan juga semakin memantapkan langkahnya dalam dunia bisnis, termasuk di Indonesia. Bagaimana kiprah 3Com di Indonesia, berikut petikan perbincangan SDA Asia Magazine dengan Gene Ng, Country Manager 3Com South Asia.
SDA Asia Magazine (SDA): Bagaimana strategi 3Com untuk menciptakan brand awareness dan menghasilkan tingkat penjualan tinggi?
Gene Ng (GN): Dengan makin banyaknya biaya marketing, maka akan semakin tinggi tingkat pengetahuan pasar mengenai suatu produk. Implikasinya, penjualan yang tinggi bisa tercapai dan pelayanan yang baik pada pelanggan pun dapat diraih.
SDA: Bagaimana pandangan mengenai pasar consumer?
GN: Untuk pasar consumer, terdapat switch dan produk-produk lainnya. Untuk switch, terdapat un-managed switch untuk pasar consumer. Di pasar ini, 3Com berada di urutan nomor dua untuk market share di Indonesia.
SDA: Terkait TI Hijau, bagaimana 3Com menghadapi kompetitor lainnya yang juga menawarkan hal yang sama?
GN: Setiap vendor akan menyatakan pihaknya menerapkan TI Hijau. Untuk itu, kami mengacu pada In-Stat berkaitan dengan TI hijau ini. Dengan demikian, bisa dilihat siapa yang benar-benar menerapkan TI Hijau, sehingga semua bisa membandingkan siapa yang lebih "hijau". Berdasarkan laporan In-Stat, 3Com adalah perusahaan dengan efisiensi energi tertinggi dan memiliki penampilan bagus berkaitan dengan konsumsi power.
Berdasarkan hal tersebut, kompetitor kami berada di bawah 3Com. Untuk LAN switch misalnya, kami yang paling hijau. Jadi, menurut saya jika dibandingkan dengan kompetitor kami, ini jelas siapa yang paling efisien dalam hal energi.
SDA: Dengan efisiensi energi yang digunakan 3Com, apakah ini cukup memenuhi standar?
GN: Menurut saya, bila dikaitkan dengan lingkungan saat ini di mana biaya yang dikeluarkan sangat ketat, maka hal yang dibutuhkan adalah nilai lebih. Hal ini berarti, dibutuhkan solusi dengan performance tinggi tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi. Dengan biaya 30% lebih rendah, konsumsi 30% lebih rendah. Ini merupakan posisi yang kuat. Dengan demikian, hijau adalah nilai total yang disampaikan.
SDA: Bagaimana pandangan mengenai konsumen di Indonesia?
GN: Konsumen kami di Indonesia salah satunya dari sektor perbankan. Kami menyediakan solusi switch kepada mereka untuk panggilan dan EDGE. Saya rasa kami bisa melakukan hal yang lebih dari itu. Kami sedang mengembangkan produk telekomunikasi yang lebih besar. Kami ingin berbuat banyak untuk konsumen Indonesia. Kami menjual sesuatu dan berikan yang lebih banyak untuk mereka. Dengan demikian, yang menjadi tantangan sekarang ini adalah menjadikan konsumen lebih besar bagi 3Com. Selain itu, penjualan langsung juga akan digencarkan. Kami mengalami kesuksesan besar di China. Oleh karena itu, kami ingin membawa kesuksesan itu di luar China, termasuk di Asia Pasifik.
SDA: Bagaimana pandangan Anda mengenai pasar TI Indonesia?
GN: Pasar Indonesia sangat besar bagi kami untuk kawasan Asia Pasifik. Hal ini bisa dilihat di mana konsumen perbankan di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar dibandingkan dengan negara lain. Berkaitan dengan peningkatan pada enterprise focus based, kami hadir di Indonesia untuk hal tersebut.
SDA: Lantas bagaimana membuat Indonesia sebagai pemimpin pasar?
GN: Tingkatkan fokus di enterprise, tingkatkan aktivitas marketing, dan tingkatkan tenaga penjualan, maka akan banyak konsumen akan dimenangkan.
Widia Yurnalis





