HP umumkan kehadiran sistem backup baru berbasis disk dengan teknologi deduplikasi data. Teknologi deduplikasi data ini meniadakan terjadinya pengulangan data pada disk storage untuk mengurangi ruang yang diperlukan.
Teknologi ini juga memungkinkan penggunaan ruangan yang lebih kecil serta pemakaian energi yang lebih hemat melalui pengurangan kapasitas storage yang diperlukan.
Selain itu, teknologi deduplikasi data juga membantu para penggunanya untuk meminimalisasi biaya administrasi melalui penyimpanan data pada disk dalam jangka waktu yang lebih lama.
"Sistem backup berbasis disk dapat meningkatkan kinerja proteksi data bagi perusahaan dari berbagai skala bisnis. Dengan mengintegrasikan teknologi deduplikasi, pelanggan dapat memperoleh keuntungan berupa peningkatan kapasitas hingga 50 kali lebih besar yang menjamin bisnis memiliki akses terhadap data yang tersimpan," ujar Dave Russell, Vice President, Gartner. Ia menambahkan, teknologi deduplikasi ditujukan untuk transformasi backup dan recovery pasar.
Sementara itu, HP menyediakan dua metode deduplikasi data yang berbeda untuk memenuhi permintaan pelanggan yang berasal dari berbagai skala bisnis berbeda. Untuk sektor komersial berskala kecil dan menengah (SMB), HP telah mengintegrasikan fungsi ini ke dalam HP StorageWorks D2D Backup Systems (D2D). Sedangkan untuk pengguna dari skala enterprise, HP menawarkan sistem deduplikasi melalui HP StorageWorks Virtual Library Systems (VLS).
Widia Yurnalis






